Rabu, 21 Januari 2015

Bangun Tidur Ala Rasulullah

Hal apa yang biasanya anda lakukan ketika bangun tidur? Kalau saya, sih, ambil hape. Tapi bukan untuk membuka fb, up date status atau nulis komentar. Tapi untuk melihat jam, karena dikamarku tidak ada jam dinding.

Terkait adab islami, Rasulullah SAW sudah mencontohkan, apa saja yang dilakukan oleh beliau, begitu membuka mata dipagi hari.

1. Membaca do'a bangun tidur.

"Alhamdulillaahiladzi ahyanaa ba'damaa amaatana wa ilaihinnusyuur"

Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah Dia mewafatkan (menidurkan) kami, dan kepadanya kami dibangkitkan. (HR. Bukhairi).

2. Mengusap bekas tidur yang ada diwajah dengan tangan.

Menurut Imam An-Nawawi dan Al Hafidz Ibnu Hajar, hal tersebut dianjurkan berdasarkan hadist Rasulullah SAW.

"Rasulullah SAW bangun tidur kemudian duduk sambil mengusap bekas tidur dari wajahnya dengan tangannya" (HR. Muslim)

3. Bersiwak.

"Apabila Rasulullah SAW bangun malam, beliau membersihkan mulutnya dengan bersiwak" (Muttafaq 'alaih)

Dalam media briefing "Sensodyne Expert Sharing" diaula kedokteran gigi Universitas Indonesia, Senin (20/9/10), drg Robert Lessang, Sp Perio mencontohkan salah satu kebiasaan menggosok gigi yang tidak tepat.

Menurutnya, kebiasaan menggosok gigi lebih tepat dilakukan saat bangun tidur, daripada sesudah sarapan pagi. Tujuannya memang bukan untuk membersihkan sisa makanan, melainkan untuk mencegah plak atau karang gigi.

"Sesudah sarapan pagi, pH dimulut turun, sehingga resiko terjadinya abrasi atau pengikisan pada gigi lebih tinggi. Sebaiknya jangan langsung menyikat gigi setelah makan, tunggulah kurang lebih 25 menit sampai pH mulut kembali normal" ujar drg Robert.

Abrasi atau pengikisan gigi, menyebabkan lapisan terluar gigi yaitu enamel menipis. Hal ini membuat lapisan dibawahnya yaitu dentin, jadi terbuka. Lapisan dentin ini langsung berhubungan dengan syaraf, sehingga sangat sensitif jika tidak terlindungi.

Jika sedang terburu-buru, gigi cukup dibersihkan dengan dental floss atau berkumur setelah sarapan. Asalkan sudah menggosok gigi setelah bangun tidur, plak baru baru akan terbentuk 4-8 jam sesudahnya.

4. Ber-istinsar.

Yaitu mengeluarkan atau menyemburkan air dari hidung setelah mengisapnya. Rasulullah SAW bersabda:

"Apabila salah seorang dari kalian bangun tidur, maka beristinsarlah tiga kali, karena sesungguhnya syitan bermalam diujung (rongga) hidungnya" (muttafaq 'alaih)

5. Mencuci kedua tangan tiga kali.

Rasulullah SAW bersabda :

"Apabila salah seorang dari kalian bangun tidur, janganlah memasukkan tangannya kedalam bejana, sebelum ia mencucinya tiga kali" (Muttafaq 'alaih).

Itulah beberapa hal yang dilakukan oleh Rasulullah ketika bangun tidur. Semoga kita bisa mengikutinya. 

Minggu, 18 Januari 2015

Menyantuni Anak Yatim


Saudaraku Muslim ! Islam telah mendorong pemeluknya agar memiliki akhlak mulia. Salah satu akhlak mulia itu adalah menyantuni anak yatim. Sesungguhnya, anak yatim adalah manusia yang paling membutuhkan pertolongan dan kasih sayang. Karena ia adalah anak yang kehilangan ayahnya pada saat ia sangat  membutuhkannya. Ia membutuhkan pertolongan dan kasih sayang kita, karena ia tidak mungkin mendapatkan kasih sayang ayahnya yang telah tiada. 

Jika anda melihat seseorang yang penyayang kepada anak-anak yatim dan menyantuni mereka, maka ketahuilah bahwa ia adalah seorang yang berbudi dan berakhlak mulia.

Kamis, 15 Januari 2015

10 Kesalahan Dalam Mendidik Anak





Anak adalah amanah bagi kedua orang tuanya. Maka, kita sebagai orang tua bertanggung jawab terhadap amanah ini. Tidak sedikit kesalahan dan kelalaian dalam mendidik anak telah menjadi fenomena yang nyata. Sungguh merupakan malapetaka besar, dan termasuk menghianati amanah Allah. 

Adapun rumah, adalah sekolah pertama bagi anak. Kumpulan dari beberapa rumah itu akan membentuk sebuah bangunan masyarakat. Bagi seorang anak, sebelum mendapatkan pendidikan di sekolah dan masyarakat, ia akan mendapatkan pendidikan di rumah dan keluarganya. Ia merupakan prototype kedua orang tuanya dalam berinteraksi sosial. Oleh karena itu, disinilah peran dan tanggung jawab orang tua, dituntut untuk tidak lalai dalam mendidik anak-anak.

BAHAYA LALAI DALAM MENDIDIK ANAK

Persaudaraan Dalam Islam





Orang-orang mu’min yang kaya maupun yang miskin adalah sesama saudara, sebagaimana difirmankan oleh Allah swt.:
“Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara.” (Al-Hujurat 10)

Rabu, 14 Januari 2015

Hukum Berkurban Untuk Orang Meninggal Dunia


Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam­­, keluarga dan para sahabatnya.
Hukum asal berkorban disyariatkan untuk orang hidup yang mampu. Sebagaimana yang telah dikerjakan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan para sahabatnya, di mana mereka berkurban untuk diri mereka dan keluarga mereka. Adapun mayit (orang yang sudah meninggal) tidak terkena lagi khitab perintah berkurban. Sehingga anggapan sebagian masyarakat bahwa berkurban itu hanya dikerjakan dari orang yang sudah meninggal adalah keyakinan tak berdasar.
Adapun berkurban untuk (atas nama) orang yang sudah meninggal terbagi menjadi tiga macam:

Manfaat Istighfar






1. MENGANGKAT DERAJATNYA DI SYURGA

Rasulullah bersabda,"Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat seorang hamba di syurga. Hamba itu berkata, "Wahai Allah, dari mana saya dapat kemuliaan ini?" Allah berkata "Karena istighfar anakmu untukmu." (HR.Ahmad dengan sanad hasan)



2. MENGIKUTI SUNNAH RASULULLAH

Abu Hurairah berkata,"Saya telah mendengar Rasulullah bersabda, Demi Allah, Sesungguhnya aku minta ampun kepada Allah (beristighfar) dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali." (HR.Bukhari)